Jul 17 2013

Mengukur Kemampuan Bahasa Jepang Kita

Published by admin under Uncategorized

Untuk mengetahui kemampuan bahasa Jepang kita, ikutilah Ujian Kemampuan Bahasa Jepang yang akan diselenggarakan secara serentak di seluruh dunia. 


Minggu, 1 Desember 2013
Waktu pendaftaran 19 Agustus-13 September 2013
Senin s.d. Jumat 08.00-12.00, 13.00-15.00
Syarat: formulir, pas foto 3×3 warna/ hitam putih

Biaya form 15.000
Biaya pendaftaran N1 120.000
N2 100.000, N3 90.000, N4 dan N5 70.000
Bagi yang mau mengikuti ujian di Yogyakarta, pendaftaran dan pengembalian form di Prodi Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, UGM (timur gedung Graha Sabha)

399 responses so far

Aug 04 2009

Bingung Menggunakannya

Published by admin under Bahasa

Kata untuk menyetujui suatu pertanyaan affirmative dalam bahasa Jepang adala:hai, ee, un. Bagi orang Jepang kata ini secara sosiolinguistik maupun pragmatik akan mempunyai makna atau fungsi yang berbeda. Misalnya kata ‘hai’ lebih formal daripada `ee ‘maupun `un’, begitulah menurut kamus koujien.

Nah begitu juga dalam bahasa Indonesia. Untuk menjawab kalimat interogatif positif juga ada beberapa kata. Misalnya: ya, yu, yoi, yes, dan yoa. Untuk orang asing penggunaannya akan sangat membingungkan Karena banyaknya kata yang mempunyai arti sama ini, maka muncullah sebuah cerita seperti berikut

Pada suatu hari di perpustakaan Universitas Besar Sekali di kotaku ada seorang mahasiswa asing yang sedang mencari referensi tentang kata jawaban interogatif positif. Namun setelah dicari dan dicari ternyata tidak menemukan juga. Nah, karena tidak menemukan juga maka ia memutuskan untuk bertanya kepada salah seorang pemuda yang ada di perpustakaan itu. Pemuda itu kelihatan serius sedang membaca buku, dan pasti ini adalah mahasiswa yang pintar. Begitu kelihatannya.

Dengan penuh sopan santun mahasiwa asing tersebut memulai bertanya sebagai berikut:
“Mas, kenapa dalam bahasa Indonesia untuk menyatakan setuju saja kok ada banyak ya? Misalnya ada `ya’, `yes’, `yoi’, `yu’ dan `yoa’?”
Dengan sigap sang pemuda segera menjawab;
“Oh itu penggunaannya berbeda-beda tergantung siapa penggunanya.”
“Maksudnya? Tergantung latar belakang soialnya atau situasinya atau apa?”
“Kedua-duanya dan ditambah latar belakang pskologis pemakainya. Contoh kongkritnya begini. Kalau `ya’ pemakainya itu orangnya formal, `yes’ dipakai oleh orang yang berpendidikan, ‘yoi’, dipakai untuk sesama teman, `yu’ dipakai kepada orang yang dikasihi”
“Lalu, kalau ‘yoa` pemakainya siapa?”
Jawab sang pemuda dengan penuh meyakinkan:
“Kalau `yoa’ biasanya hanya dipakai oleh orang gila.”begitu tandasnya.

Sang mahasiswa asing ini nampak sangat puas dengan jawaban ini. Karena apa yang dicari selama ini sudah didapat maka dia segera meninggalka perpustakaan dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pemuda yang telah menjelaskan panjang lebar tersebut dengan penuh rasa puas. Sambil meninggalkan perputakaan berkata kepada sang pemuda “Terimakasih atas penjelasannya ya Mas”.
Sang pemuda menjawab dengan dengan singkat ”yoooaaaa”.
Mahasiswa asing: …….

(thank to asmanta and inur)

395 responses so far

Jun 10 2009

uepeker;sastra lisan suku Ainu

Published by admin under Kebudayaan

Uepeker umnya berisi petuah-petuah atau cerita rakyat. Uepeker terdiri atas uepeker dewa, uepeker manusia, upeker manusia yang tinggal di sungai bagian hilir, upeker manusia yang tinggal di sungai hulu dan uepeker orang Jepang.

Uepeker manusia biasanya berisi tentang pengalaman seseorang.

Uepeker manusia yang tinggal di pinggiran sungai biasanya diawali dengan kata-kata’seperti cerita yang kita kenal dalam masyarakat Indonesia seperti “zaman dulu kala ada seorang lelaki bernama jaka Tarub…”. Pola ceritanya adalah seorang penduduk yang tinggal di hilir mendengar cerita kesuksesan orang yang tinggal di hulu, lalu dia menirukan cara yang dipakai oleh orang hulu tetapi mengalami kegagalan.

Uepeker orang Jepang biasanya berisi tentang hubungannya dengan orang Jepang dan ada juga yang dipertunjukkan menggunakan bahasa Jepang.

Berbeda dengan yukar, uepeker merupakan cerita lisan yang lebih pendek dan penceritaannya hanya memerlukan waktu satu atau dua jam saja. Dibanding dengan yukar isi ceritanya lebih realistis, biasanya merupakan pengalaman kemanusiaan. Bahasa yang dipakai untuk uepeker ini adalah bahasa percakapan sehari-hari, bukan syair atau puisi.

369 responses so far

Jun 01 2009

Yukar; Sastra Lisan pada Masyarakat Ainu

Published by admin under Kebudayaan

Seperti bangsa Jawa juga bangsa Ainu pada mulanya tidak punya huruf. Padahal perjalanan suatu bangsa akan mudah diamati apabila bangsa itu mempunya alat untuk mendokumentasikan pengalamannya. Dalam hal kepemilikan huruf, kalau bangsa Jawa mungkin masih lumayan, artinya orang Jawa punya huruf lebih dahulu dari pada masyarakat Ainu ini. Ainu mulai memiliki huruf setelah perang dunia kedua, huruf yang dihasilkan dari modifikasi huruf Jepang katakana.

Dengan ketiadaan hurufnya inilah yang membuat para peneliti budaya Ainu terutama pada doa-doa, mantra, syair lagu dll mengalami sedikit kesulitan. Tapi bukan berarti tidak akan menelitinya, sehingga artefak yang bias dianalisis adalah budaya lisan. Dalam bincangan ini yang akan dibahas adalah yukar. Dalam bincangan ini Yukar bukan sebangsa apa yang bisaa bisa didengar di sekitar Yogya, YuKar, YuJah, YuTun, YuYem dan lain sebagainya. Tetapi 7000km yang ada di belahan utara nun jauh dari pulau Jawa tepatnya di Jepang bagian utara.

Nah, apa itu yukar? Dari bunyinya kata ini mirip dengan kata yang ada dalam bahasa Jawa yaitu ‘ukara’, ternyata bukan hanya bunyinya yang mirip tapi artinya juga tidak jauh juga, masih ada kaitannya dengan ‘ukara’(unsure serapan dari bahasa Jawa yang dibawa oleh bansa Jawa ketika bermigrasi pada zaman purba kah? Wallahu a’lam), tepatnya adalah kumpulan kalimat yang membentuk cerita kepahlawanan yang panjangnya bila diceritakan sampai 2 atau 3 hari (bandingkan dengan wayang yang hanya semalam).

Yukar mempunyai beberapa nama yaitu apabila tokoh utamanya seorang pria maka disebut ainuyukar seorang wanita disebut mayyukar. Sang tokoh utama wanita bisaanya adalah seorang wanita yang berperang melawan pria dan bisaanya ada dalam cerita asmara.

Isi cerita yukar umumnya bercerita tentang perjalanan seorang pemuda yatim piatu dan dibesarkan oleh kakaknya. Setelah tumbuh dewasa akhirnya dia tahu tentang kematian orang tuanya, lalu pergilah dia sambil membawa panah untuk membalaskan orang tuanya itu.

Cerita kadang bisa sampai detil dan juga bisa membawa kesan pada penonton yang berbeda-beda walaupun cerita yang dibawakan sama. Tergantung kelihain dan kepintaran pembawa ceritanya.

Dalam pertunjukannnya untuk menambah rasa, pendengar cerita bisa ikut berpartisipasi dengan memberi senggakan heee, hooo dan lain sebagainya.

418 responses so far

Aug 07 2008

Iomante; Upacara Mengantar Roh Dewa Beruang ke Kahyangan pada Masyarakat Ainu

Published by admin under Uncategorized

Iomante; upacara penghormatan terhadap Dewa Beruang pada suku Ainu.

 

Siapakah Suku Ainu? Penduduk negara Jepang terkenal dengan masyarakatnya yang homogen. Tetapi sebetulnya tidak demikian adanya, baik secara bahasa maupun budayanya. Keberagaman ini ng bisa dikenali dengan keberadaan etnis yang berbeda yaitu; Ainu, Yamato dan Ryukyu. Kalini akan dibahasa masala Ainu.

 

Suku Aini merupakan etnis minoritas yang ada di Jepang dan mereka tinggal di kawasan utara Jepang dan Rusia bagian timur. Pada zaman abad ke 18 suku Ainu pernah tinggal di pulau utama Jepang yaitu pulau Honshu di mana Tokyo berada. Orang Ainu pernah menempati Honshu di bagian utara pulau ini. Sekarang orang Ainu tidak tinggal lagi di pulau Honshu, namun sudah berpindah ke utara menjauhi Tokyo, yaitu menempati pulau Hokkaido. Mereka bergeser ke utara ini karena kebijakan pemerintah Meiji (1868-1912). Sekarang ini suku Ainu yang asli sudah susah ditemui di Hokkaido. Mereka sudah membaur dengan orang Yamato (sebutan untuk orang Jepang selain Ainu). Sehingga cirri-ciri mereka ini sudah susah sekali dikenali bahasa dan budaya sudah seperti orang Jepang pada umumnya.

 

Apakah arti Ainu? Hubungannya dengan etno centris?

Seperti juga nama etnis lain yang tinggal di kawasan laut Okhotsk, nama suku mereka berarti manusia, Ainu=manusia. Bangsa Ainu mempunya bahasa sendiri berbeda dengan bahasa Jepang. Bukan hanya sekedar dialek, tetapi Ainu merupakan bahasa yang mempunyai sitem tersendiri. Karena pemakaian bahasa dan identitas kebudayaan lainnya dilarang pada Zaman Meiji maka kini native speaker bahasa Ainu di Jepang sudah sangat langka.

 

Kepercayaan atau agama suku Ainu itu apa?

Kebuadayaan suku bangsa yang tinggal di sekitar laut Okhotsk dikenal dengan budaya Okhotsk. Seperti bangsa lain yang tinggal di sekitar laut Okhotsk ini, bangsa Ainu menganut kepercayaan shamanisme. Masyarakat Ainu percaya tentang adanya para dewa.

 

Iomante (iyomante)

 

Nama upacara ini adalah iomante (iyomante) yang berarti pengiriman bereuang. Iomante ini ini adalah suatu upacara yang pelaksaanaannya dengan cara membunuh seekor beruang. Dalam masyarakat Ainu beruang merupakan salah satu dewa. Dewa yang datang ke dunia dari kahyangan dengan cara menjelma menjadi beruang dan merupakan dewa makanan. . Dengan upacara penyembelihan beruang seperti ini maka rohnyalah yang dikirim menuju dunia para dewa. Sehingga upacara ini sebetulnya merupakan upacara mengantar kembalinya roh dewa beruang kepada pangkuan sanak keluarganya di kahyangan.

 

Kapan diselenggarahap penyelenggaraannya seperti apa?

Secara garis besar upacara ini dibagi menjadi dua, yaitu upacara yang dilaksanakan cara menyembelih beruang yang dipiara sejak kecil atu piaraan dan penyembelihan beruang yang diambil langsung dari hutan.

 

Istilah lain upacara penyembelihan beruang yang diburunya di hutan ini dinamakan kamuyhopnire (mengantar dewa ke kahyangan). Sehingga dalam masyarakat Ainu perburuan yang bertujuan untuk mengantar roh beruang menuju kahyangan ini tidak dikenal dengan istilah ‘berburu’, tetapi yang dikenal adalah menjemput para dewa untuk diantar ke dunia dewata.

Beruang ditangkap dengan cara menjebaknya di dalam lubang. Dalam perburuan ini beruang yang terjebak lalu ditembak atau dipanah. Pada suatu ketika ada pula beruang yang terjebak tidak hanya satu ekor saja namun juga terjebak bersama-sama, induk dan anak. Pada situasi seperti ini yang ditembak atau yang dibunuh hanyalah induknya, sedangkan anaknya dipelihara dan kemudian hari setelah berumur sekitar dua tahun anak beruang ini akan diantar ke kahyangangan melalui upacara iomante.

 

402 responses so far

Feb 26 2008

beberapa istilah tatabahasa Jepang

Published by admin under others

kadang kita sulit mencari padanan peristilahan tatabahasa Jepang dalam dalam bahasa Indonesia pada kamus yang tersedia di Indonesia. Di sini saya mencoba sedikit memberikan daftar istilah tatabahasa Jepang untuk pengetahuan tingkat antusias.daftar-istilah.xls

405 responses so far

Feb 25 2008

Pengenalan Buku Teks Pengajaran Bahasa Jepang Tingkat Dasar

Published by admin under Uncategorized

Definisi;

Tingkat dasar adalah kemampuan pembelajar untuk memahami kanji sebanyak 300 buah dan kosakata sebanyak 1500 buah. Jam belajar yang diperlukan sebanyak 300 jam.

Target pembelajaran tingkat dasar ini adalah pembelajar mampu menanyakan harga barang, menanyakan jalan, memperkenalkan diri dan minta suatu penjelasan mengenai cara mengoperasikan mesin sederhana, seperti mesin fotokopi, kamera, vending machine dan lain sebagainya.

Buku yang bisa dipakai untuk dijadikan pegangan pada pengajaran bahasa Jepang tingkat dasar ini adalah sebagai berikut;

1??????:untuk pemula yang akan betul-betul mempelajari bahasa Jepang sebagai program mayor.

2????????1:untuk pemula dan nampaknya buku ini paling populer di seluruh dunia di antara buku-buku pegangan yang lainnya

3????????2: lanjutan no 2

Buku Minna no Nihongo ini terdiri atas buku: membaca, menyimak, kanji, mengarang dan buku pedoman untuk  pengajar. Selain itu buku ini juga telah diterbitkan di Indonesia dan ada terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

4???????? biasanya dipakai untuk para trainer yang ada kaitanya dengan industri manufaktur di Jepang

5???????? : lanjutan no.4

 

Untuk kawasan DIY dan sekitarnya, buku tersebut bisa anda lihat di perpustakaan Jurusan Sastra Jepang, atau menghubungi :telusur@yahoo.com

 

443 responses so far

Feb 19 2008

Published by admin under Uncategorized

????????????

3 responses so far